MATAHARI, PUSAT TATA SURYA KITA

   Perlu diketahui bahwa matahari adalah pusat tata surya kita. Hal ini sudah diyakini oleh kita, ibu kita, nenek kita, maupun nenek buyut kita (kalau pembaca ingin tahu lebih lanjut mengenai matahari, sini aku bisikin hehehe). Selain pusat tata surya, matahari juga diyakini sebagai bintang dengan panjang jari-jari sebesar 696.000 kilometer. Rata-rata jarak matahari dengan bumi sekitar 149 juta kilometer. Matahari terdiri dari tiga bagian, yakni fotosfer, kromosfer, dan korona. Rata-rata temperatur matahari mencapai 6000 derajat Celsius, dan bagian terpanasnya terletak pada bintik hitam yang ukurannya melebihi Bumi. 

    Teori tentang matahari sebagai pusat tata surya telah  mengalami proses yang panjang. Salah satunya adalah sejarah Galileo Galilei dalam menentang teori Geosentris. Pada mulanya gereja-gereja Katolik Roma meyakini, bumi sebagai pusatnya. Tetapi, hal tersebut dipatahkan oleh Galileo Galilei, seorang ahli fisikawan dan astronom dari Italia. Ia mengatakan, semua planet di alam semesta ini mengorbit matahari, sehingga mataharilah yang merupakan pusatnya, bukan Bumi. Hal ini dibuktikan setelah Ia melakukan riset  di Accademia dei Lincei, Roma, Italia. Banyak orang yang kontra terhadap penemuannya di masa itu, lalu mengadilinya di pengadilan gereja. Nah itu ya, guys, sepatah kataku buat nambah ilmu kalian hehehe. Udah dulu ya aku mau tidur. Byee!!

Comments